Industri oil & gas memiliki kebutuhan monitoring yang kompleks karena melibatkan proses pembakaran, pengolahan hidrokarbon, area kerja berisiko, serta pengelolaan air limbah.
Solusi yang tepat biasanya memadukan sistem fixed monitoring seperti CEMS dan AQMS dengan instrumen portabel untuk inspeksi lapangan, troubleshooting, dan kegiatan HSE.
Area Monitoring Utama
Beberapa area yang umum membutuhkan equipment monitoring:
- Stack emission dari boiler, furnace, atau thermal oxidizer
- Ambient air di perimeter fasilitas
- Wastewater outlet dan proses WWTP
- Portable gas detection untuk inspeksi area kerja
- Combustion analysis untuk optimasi pembakaran
Tantangan Umum di Industri Ini
Emisi Pembakaran
Boiler, furnace, flare, dan proses pembakaran lain membutuhkan pemantauan emisi yang reliable.
Area Berisiko Gas
Deteksi gas portabel dan fixed gas detection penting untuk keselamatan kerja.
Wastewater Process
Outlet air limbah dan proses WWTP memerlukan pemantauan parameter kualitas air.
Kategori Produk yang Direkomendasikan
Stack Emission / CEMS
CEMS atau Continuous Emission Monitoring System adalah sistem monitoring emisi cerobong secara kontinu untuk parameter seperti SO2, NOx, CO, CO2, O2, particulate, flow, temperature, pressure, dan moisture. Solusi CEMS dapat mencakup analyzer, sampling system, DAHS/DIS, data logging, commissioning, maintenance, dan dukungan integrasi SISPEK KLHK.
Ambient Air Quality
Ambient Air Quality Monitoring digunakan untuk memantau kualitas udara luar ruang seperti PM2.5, PM10, SO2, NO2, CO, O3, dan parameter meteorologi.
Water & Environment
Water & Environment equipment digunakan untuk memantau kualitas air, air limbah, dan parameter lingkungan seperti pH, conductivity, turbidity, COD, BOD, TSS, dan dissolved oxygen.
Portable Instruments
Portable Instruments adalah alat ukur lapangan yang mudah dibawa untuk inspeksi cepat, troubleshooting, sampling, dan pengukuran lingkungan di lokasi kerja.