Kategori Produk

Shock & Vibration Data Loggers

Shock & Vibration Data Loggers membantu tim QA, logistik, engineering, dan asset owner merekam event guncangan, vibrasi, temperatur, serta kondisi lingkungan selama pengiriman atau operasi agar evaluasi tidak hanya bergantung pada kondisi akhir.

Shock & Vibration Data Loggers

Shock & Vibration Data Loggers memberikan rekaman objektif mengenai kondisi yang dialami aset, barang, atau mesin sepanjang periode monitoring. Informasi waktu, arah, intensitas, dan pola event membantu tim menghubungkan data dengan loading, perjalanan, transit, unloading, handling, maupun perubahan kondisi operasi.

Logger bukan pengganti inspeksi fisik atau keputusan engineering. Nilainya muncul ketika data pengukuran dikorelasikan dengan timeline, posisi serta orientasi pemasangan, desain packaging, acceptance criteria, catatan transporter, inspeksi setelah tiba, dan rekomendasi OEM.

Memilih MSR 165 atau MSR 175

KebutuhanProduk yang dapat dipertimbangkanPertimbangan utama
Shock event, continuous vibration, sensor eksternal, input analog, atau perekaman modular jangka panjangMSR 165 Shock and Vibration Data LoggerRange sensor, sampling, posisi sensor internal atau eksternal, kebutuhan microSD, input analog, dan durasi
Monitoring transportasi dengan dua range accelerometer internal, shock sampling tinggi, dan workflow laporan pengirimanMSR 175 Shock Transportation Data LoggerProfil shipment, batas event, temperatur dan parameter lingkungan, posisi pemasangan, serta software analisis

Kedua produk sama-sama merekam acceleration, tetapi konfigurasi dan workflow-nya berbeda. Pemilihan tidak sebaiknya hanya didasarkan pada nilai range tertinggi; tipe event, durasi, kebutuhan continuous recording, parameter tambahan, memori, dan bentuk laporan juga perlu diperhitungkan.

MSR 165 untuk Monitoring yang Lebih Modular

MSR 165 relevan ketika pekerjaan membutuhkan kombinasi shock event dan continuous vibration, sensor acceleration internal atau eksternal, sensor lingkungan, input analog, atau kapasitas data yang dapat diperluas. Konfigurasi ini dapat mendukung monitoring mobilisasi transformator, mesin, komponen industri, packaging, maupun pengukuran lain yang membutuhkan penempatan sensor lebih fleksibel.

Sebelum menentukan konfigurasi, tim perlu mengidentifikasi titik sensitif aset, arah gaya yang perlu dibaca, perkiraan rentang percepatan, karakter vibrasi, sumber daya, durasi, serta bagaimana data akan dianalisis. Sensor eksternal dapat memberikan fleksibilitas penempatan, tetapi pemasangan, routing kabel, dan perlindungannya harus menjadi bagian dari metode kerja.

MSR 175 untuk Transportation Monitoring

MSR 175 dirancang untuk merekam shock tiga sumbu dan profil temperatur selama pengiriman. Dua range accelerometer internal membantu menangkap event dengan tingkat intensitas berbeda, sementara sampling shock hingga 6400 Hz mendukung pembacaan kejadian berkecepatan tinggi. Varian tertentu juga dapat mencatat humidity, pressure, dan light.

Workflow perangkat lunak membantu konfigurasi logger, transfer data, pembuatan compact report, dan pemeriksaan detail event. Agar laporan dapat digunakan, tim tetap perlu menyimpan nomor logger, waktu aktivasi, orientasi sumbu, posisi pemasangan, time zone, segmen perjalanan, dan waktu serah terima.

Aplikasi Monitoring

Mobilisasi Aset dan Mesin

Transformator, mesin presisi, equipment produksi, dan aset berukuran besar dapat mengalami kombinasi shock serta vibrasi selama loading, perjalanan, pergantian moda, dan unloading. Data logger membantu menunjukkan kapan event terjadi sehingga inspeksi lanjutan dapat difokuskan pada segmen yang relevan.

Pengiriman Barang Bernilai Tinggi

Elektronik, alat medis, instrumen laboratorium, komponen aerospace, dan barang sensitif dapat terlihat utuh dari luar tetapi tetap membutuhkan function check setelah shipment. Catatan shock dan temperatur memberi konteks tambahan bagi tim QA, penerima, supplier, dan transporter.

Packaging Validation dan Investigasi Klaim

Data dari satu perjalanan dapat membantu menilai apakah packaging bekerja sesuai rencana, tetapi validasi yang kuat biasanya membutuhkan pengujian berulang, dokumentasi konfigurasi, dan korelasi dengan kondisi barang. Dalam investigasi klaim, data logger menjadi salah satu sumber bukti bersama foto, dokumen handling, inspeksi, dan timeline.

Menyiapkan Program Monitoring

Sebelum memasang logger:

  1. tetapkan keputusan yang ingin didukung oleh data;
  2. dokumentasikan aset, packaging, rute, moda, dan titik handling;
  3. pilih range, sampling rate, interval, trigger, dan parameter lingkungan;
  4. tentukan posisi, orientasi sumbu, serta metode pemasangan;
  5. sinkronkan waktu dan catat identitas setiap logger;
  6. tentukan acceptance criteria atau jalur eskalasi bila terjadi event;
  7. siapkan proses download, backup, analisis, dan pelaporan; serta
  8. tetap lakukan inspeksi dan pengujian penerimaan yang diwajibkan.

Tim Fortest dapat membantu membandingkan MSR 165 dan MSR 175 berdasarkan aset, profil risiko, durasi, sensor, kapasitas data, software, serta bentuk laporan yang dibutuhkan.

Keunggulan Solusi Ini

🕒

Bukti Berbasis Waktu

Hubungkan event shock atau vibrasi dengan loading, transit, perjalanan, unloading, dan aktivitas operasional.

🎯

Konfigurasi Sesuai Risiko

Pilih range, sampling rate, sensor internal atau eksternal, serta parameter lingkungan berdasarkan aset dan tujuan monitoring.

📊

Mendukung Investigasi

Gunakan data sebagai salah satu masukan untuk inspeksi, evaluasi packaging, review handling, dan tindak lanjut teknis.

📦

Portable dan Mandiri

Logger dipasang pada aset atau packaging untuk merekam data sepanjang durasi monitoring yang direncanakan.

FAQ Shock & Vibration Data Loggers

Pertanyaan yang sering ditanyakan terkait kategori ini.

Apa fungsi shock dan vibration data logger? +
Logger merekam kejadian percepatan, shock, atau vibrasi beserta waktu terjadinya. Model tertentu juga merekam temperatur, humidity, pressure, atau light. Data membantu tim mengevaluasi kondisi selama pengiriman, handling, atau operasi.
Apa perbedaan MSR 165 dan MSR 175? +
MSR 165 lebih modular untuk shock event, continuous vibration, sensor eksternal, input analog, dan perekaman jangka panjang. MSR 175 lebih praktis untuk transportation monitoring dengan dua range accelerometer internal dan sampling shock hingga 6400 Hz.
Apakah data logger dapat membuktikan penyebab kerusakan? +
Data logger menunjukkan event dan kondisi yang terekam, tetapi penentuan penyebab tetap membutuhkan korelasi dengan timeline, posisi pemasangan, desain packaging, inspeksi fisik, batas OEM atau proyek, serta bukti operasional lain.
Di mana data logger sebaiknya dipasang? +
Posisi pemasangan mengikuti tujuan monitoring. Logger dapat ditempatkan pada aset, titik sensitif, frame, skid, atau packaging yang mewakili respons yang ingin dievaluasi. Orientasi sumbu dan metode pemasangan perlu didokumentasikan.
Bagaimana menentukan range dan sampling rate? +
Range dipilih berdasarkan intensitas event yang diperkirakan, sedangkan sampling rate mengikuti durasi dan bentuk kejadian yang perlu ditangkap. Range terlalu rendah dapat menyebabkan over-range, sementara konfigurasi yang tidak sesuai dapat menghasilkan data yang kurang relevan.
Apakah logger menggantikan inspeksi barang setelah pengiriman? +
Tidak. Data logger melengkapi inspeksi visual, function check, pengujian penerimaan, serta evaluasi OEM atau engineer. Hasilnya membantu menentukan bagian perjalanan atau event yang perlu ditinjau lebih lanjut.
Data apa yang dibutuhkan untuk memilih logger? +
Siapkan jenis aset, massa dan dimensi, metode transportasi atau kondisi operasi, risiko shock atau vibration, batas yang digunakan, durasi monitoring, parameter lingkungan, posisi pemasangan, kebutuhan sensor eksternal atau input analog, kapasitas data, dan format laporan.
Chat WhatsApp