Surveying & Mapping Equipment digunakan untuk memperoleh data posisi, jarak, sudut, elevasi, koordinat, dan kondisi bawah permukaan pada pekerjaan topografi, konstruksi, infrastruktur, utility locating, pertambangan, perkebunan, pengembangan lahan, serta pemetaan aset.
Pemilihan instrumen dimulai dari objek yang perlu diketahui. Total station dan GNSS RTK digunakan untuk posisi, koordinat, elevasi, serta stakeout, sedangkan ground penetrating radar membaca indikasi perubahan material di bawah permukaan. Tim survey perlu mempertimbangkan target akurasi, kondisi garis pandang dan satelit, sifat tanah, metode positioning, format data, software, ketahanan alat, serta dukungan kalibrasi dan training.
Total Station untuk Pengukuran dan Stakeout
Total station menggabungkan electronic theodolite, electronic distance measurement, serta perekaman data dalam satu instrumen. Alat ini digunakan untuk mengukur sudut horizontal dan vertikal, jarak, elevasi, serta koordinat titik.
Dalam pekerjaan konstruksi, total station membantu memindahkan koordinat desain ke lapangan, memeriksa posisi elemen, membuat control point, dan melakukan as-built survey. Pada topografi atau pengembangan lahan, instrumen digunakan untuk mengambil detail permukaan dan posisi objek yang kemudian diolah menjadi gambar, model, atau laporan.
Kesesuaian setiap model perlu dinilai dari angular accuracy, reflectorless range, prism range, magnification, compensator, plummet, kapasitas penyimpanan, komunikasi data, perlindungan debu dan air, serta daya tahan baterai.
INTEC Ranger B Total Station tersedia untuk kebutuhan pengukuran sudut 2 detik, reflectorless hingga 1.000 m, pengukuran satu prisma hingga 4.000 m, stakeout, topografi, dan as-built dengan Bluetooth 5.0 serta waktu kerja hingga 20 jam.
GNSS, Theodolite, Auto Level, dan Data Collector
Selain total station, kategori Surveying & Mapping dapat mencakup GNSS/RTK untuk penentuan posisi berbasis satelit, theodolite untuk pengukuran sudut, dan auto level untuk pekerjaan elevasi serta leveling.
INTEC Marvel Laser RTK GNSS Receiver menggabungkan 1.408 channel, green laser, dual camera, visual stakeout AR, dan IMU hingga 120°. Konfigurasi ini ditujukan untuk tim yang perlu mengambil koordinat pada titik yang sulit ditempati pole, mempercepat navigasi stakeout, atau bekerja dengan pole miring ketika ruang gerak terbatas.
Data collector dan software lapangan membantu operator mengelola titik, coding, stakeout, impor desain, dan ekspor hasil pengukuran. Kombinasi instrumen ditentukan oleh kebutuhan proyek. Total station dan GNSS, misalnya, sering dipakai secara saling melengkapi ketika pekerjaan membutuhkan control point sekaligus pengambilan detail.
Ground Penetrating Radar untuk Utility Locating
Ground penetrating radar atau GPR digunakan untuk membaca respons elektromagnetik dari perubahan material di bawah permukaan. Metode ini membantu tim menemukan serta memetakan indikasi kabel, pipa, duct, struktur terpendam, atau anomali lain sebelum pekerjaan penggalian dan pengembangan aset.
MALÅ Easy Locator Core Ground Penetrating Radar menggabungkan antena 450 MHz, bantuan interpretasi real-time MALÅ AI, akuisisi melalui MALÅ Controller App, serta processing dan pelaporan melalui MALÅ Vision. Sistem dapat digunakan untuk avoidance, utility mark-out, dan pemetaan 3D dengan positioning encoder, DGNSS, opsi RTK GNSS, atau total station.
GPR tidak menghasilkan satu kedalaman deteksi yang berlaku untuk semua lokasi. Konduktivitas dan kelembapan tanah, material, ukuran, orientasi, kedalaman target, kepadatan lintasan, serta prosedur operator memengaruhi kualitas respons. Hasil perlu ditinjau bersama drawing, electromagnetic locator bila sesuai, lintasan silang, dan metode verifikasi lain sebelum pekerjaan kritis dilakukan.
Aplikasi Surveying & Mapping Equipment
Konstruksi dan Infrastruktur
Total station dapat digunakan untuk stakeout fondasi, kolom, struktur, jalan, jembatan, utilitas, dan pekerjaan sipil lainnya. Instrumen juga membantu pengecekan alignment, elevasi, serta posisi elemen terhadap gambar desain.
GPR membantu tim memeriksa indikasi utilitas sebelum trenching, penggalian fondasi, directional drilling, atau perubahan tata letak kawasan. Ketika hasil perlu masuk ke drawing atau basis data aset, data radar dapat dikombinasikan dengan positioning dan diolah menjadi peta utilitas.
Topografi dan Pengembangan Lahan
Survey topografi membutuhkan data koordinat dan elevasi untuk menggambarkan kontur, batas, bangunan, jalan, drainase, dan fitur lain di lapangan. Instrumen serta software dipilih sesuai luas area, vegetasi, akses, target skala, dan kebutuhan output.
Pertambangan, Perkebunan, dan Pemetaan Aset
Pekerjaan di area luas dapat memerlukan kombinasi total station, GNSS, prisma, controller, serta software. Kebutuhannya dapat mencakup control survey, stakeout, pengukuran volume, monitoring posisi, pemetaan blok, dan inventarisasi aset.
Menentukan Konfigurasi yang Tepat
Sebelum meminta penawaran alat survey dan pemetaan, siapkan:
- jenis pekerjaan dan kondisi lokasi;
- objek yang akan diukur, diposisikan, atau dicari di bawah permukaan;
- target akurasi sudut, jarak, koordinat, elevasi, atau kualitas mapping;
- jarak pengukuran, perkiraan kedalaman target, dan kondisi tanah bila relevan;
- kebutuhan stakeout, topografi, as-built, utility locating, atau monitoring;
- sistem koordinat, metode positioning, dan format data yang digunakan;
- kebutuhan konektivitas, controller, tablet, serta software;
- aksesori seperti tripod, prism, pole, carrier, dan baterai tambahan;
- deliverable seperti koordinat, drawing, peta, DXF, KMZ, atau laporan;
- jumlah operator dan kebutuhan training; serta
- kebutuhan inspeksi, kalibrasi, dan dukungan teknis.
Informasi tersebut membantu menentukan apakah pekerjaan lebih tepat menggunakan total station, GNSS RTK, GPR, atau kombinasinya, sekaligus memastikan positioning, aksesori, software, dan workflow data sudah diperhitungkan sejak awal.
Hubungi Fortest untuk mendiskusikan kebutuhan Surveying & Mapping Equipment sesuai aplikasi dan kondisi proyek Anda.
Keunggulan Solusi Ini
Pengukuran Presisi
Mendukung pengukuran sudut, jarak, elevasi, dan koordinat untuk pekerjaan engineering.
Workflow Lapangan
Membantu pengumpulan data, stakeout, dan pengecekan posisi langsung di lokasi proyek.
Data Digital
Memudahkan pemindahan data posisi dan bawah permukaan untuk pengolahan, drafting, serta dokumentasi.
Multi-Aplikasi
Dapat digunakan pada konstruksi, topografi, pertambangan, perkebunan, dan pemetaan aset.



