Deskripsi Produk
Weld, gear tooth, groove, bearing, atau lapisan hasil surface hardening sering hanya menyediakan area ukur yang kecil. Pada komponen seperti ini, portable hardness tester berbasis Leeb dapat tidak sesuai karena metode rebound membutuhkan massa, ketebalan, kekakuan, dan ruang impact yang memadai. Membawa komponen ke bench hardness tester juga belum tentu praktis ketika benda sudah terpasang atau titik pengukuran berada dekat proses produksi.
NOVOTEST T-U2 menggunakan metode Ultrasonic Contact Impedance (UCI) untuk mengukur hardness secara lokal dengan jejak indentasi yang kecil. Sistem terdiri dari electronic unit dan external UCI probe dengan pilihan load 10 N, 50 N, atau 98 N. Susunan ini membantu tim QA/QC memilih beban probe berdasarkan permukaan, hardened-layer depth, ketebalan benda, geometri, dan ukuran jejak yang dapat diterima.
T-U2 bukan universal replacement untuk bench hardness tester dan bukan Leeb hardness tester pada konfigurasi standarnya. Nilai yang layak digunakan tetap bergantung pada surface preparation, posisi probe, support benda uji, material calibration, jumlah pembacaan, standard method, dan acceptance criteria.
Cara Kerja UCI Hardness Testing
UCI probe menggunakan batang yang berosilasi dengan diamond indenter pada ujungnya. Ketika probe ditekan ke permukaan menggunakan load yang ditetapkan, luas kontak antara indenter dan material mengubah frekuensi resonansi batang. Electronic unit mengolah frequency shift tersebut menjadi nilai hardness.
Metode ini mengikuti ASTM A1038 dan menghasilkan indentasi yang relatif kecil. Karakter tersebut relevan untuk finished surface, komponen kecil, area sempit, dan hardened layer. Namun, volume material yang memengaruhi pembacaan juga lokal. Roughness, coating, scale, curvature, perubahan struktur mikro, tip yang tidak tegak, atau benda yang bergerak dapat menaikkan variasi hasil.
Karena itu, istilah βportableβ tidak berarti alat dapat langsung ditempel pada setiap komponen. Titik ukur perlu dipersiapkan, benda harus stabil, probe ditekan tegak dengan load yang konsisten, dan hasil perlu dibandingkan dengan reference yang sesuai.
Memilih UCI Probe 10 N, 50 N, atau 98 N
Load probe merupakan bagian dari konfigurasi pengadaan. Pilihan terbaik bukan selalu load terbesar atau terkecil, melainkan yang sesuai dengan ketebalan benda, hardened layer, target jejak, roughness, dan kemampuan operator menjaga probe stabil.
| Pilihan probe | Fokus penggunaan | Konsekuensi praktis |
|---|---|---|
| 10 N / 1 kgf | Permukaan halus, finished part, hardened layer tipis, bearing, tooth flank, dan kebutuhan jejak minimum | Lebih sensitif terhadap roughness, movement, dan ketidaktegakan probe; stand atau fixture dapat membantu repeatability |
| 50 N / 5 kgf | Kebutuhan umum seperti shaft, turbine, gear, weld, HAZ, groove, blade, radius, dan internal surface | Menjadi titik awal untuk banyak aplikasi, tetapi ruang tekan dan kestabilan tangan tetap perlu dievaluasi |
| 98 N / 10 kgf | Heat-treated atau cemented part dan permukaan dengan preparation yang tidak sebaik aplikasi load rendah | Load lebih tinggi menuntut benda yang cukup kaku dan layer yang sesuai; bukan pilihan otomatis untuk benda tipis |
Probe dilengkapi nozzle untuk membantu menjaga posisi pada permukaan datar. Washer atau nozzle yang sesuai dapat digunakan pada radial surface, sedangkan probe tanpa nozzle membantu menjangkau groove, small part, atau area kompleks. Setiap perubahan support dan cara memegang probe perlu dimasukkan ke prosedur agar hasil antar titik dapat dibandingkan.
Aplikasi pada Weld, Gear, dan Hardened Layer
Weld dan Heat-Affected Zone
Hardness mapping pada weld dan HAZ membutuhkan penempatan titik yang terkendali terhadap weld centerline, fusion line, dan base metal. UCI probe dapat menjangkau zona tersebut tanpa indentasi besar, tetapi alat tidak menentukan sendiri apakah weld lulus atau gagal.
Surface preparation, jarak antar indentasi, jumlah reading, reference block, material group, dan acceptance limit harus mengikuti prosedur yang berlaku. Ketika area weld memiliki reinforcement atau perubahan radius, operator perlu memastikan probe tetap tegak atau menyiapkan area lokal yang sesuai.

Gear Tooth, Bearing, Groove, dan Area Sempit
Gear tooth, saw blade, bearing, shaft neck, groove, dan internal surface sering tidak memberikan ruang untuk anvil bench tester atau Leeb impact device. External probe T-U2 dapat digunakan dengan nozzle, radial washer, atau tanpa nozzle sesuai bentuk area yang diperiksa.
Kemudahan akses tidak menghilangkan risiko operator error. Tip diamond harus dilindungi dari benturan lateral, dan arah tekan perlu mengikuti sumbu probe. Untuk seri pengukuran berulang pada komponen produksi, fixture atau test stand membantu menjaga benda serta probe tetap konsisten.

Nitriding, Cementation, dan Surface Hardening
Jejak indentasi yang kecil membuat UCI relevan untuk comparative hardness measurement pada lapisan hasil nitriding, cementation, induction hardening, atau proses surface treatment lain. Buyer perlu menyertakan jenis proses, target hardness, dan estimated case depth sebelum test load dipilih.
Nilai tidak boleh otomatis dianggap hanya mewakili layer. Bila hardened layer terlalu tipis terhadap pengaruh indentasi, substrate dapat memengaruhi hasil. Test block atau reference sample sebaiknya mewakili material, heat treatment, finish, dan rentang hardness komponen aktual.
Komponen Tipis dan Ringan Memerlukan Support
NOVOTEST mencantumkan aplikasi mulai ketebalan sekitar 1 mm dan massa sekitar 100 gram, bahkan lebih ringan pada kondisi tertentu. Angka tersebut menggambarkan kemampuan aplikasi UCI, bukan batas universal yang menjamin setiap part dapat langsung diukur dengan tangan.
Benda tipis dapat melenting, sedangkan benda ringan dapat bergeser saat probe mencapai load. Kedua kondisi tersebut memengaruhi contact dan repeatability. NOVOTEST U1-TL atau UCI probe test stand dapat dipertimbangkan untuk thin sheet, small fastener, atau sample produksi yang membutuhkan positioning berulang.

Sebelum menyimpulkan konfigurasi, periksa minimum thickness, massa efektif, bentuk support, curvature, roughness, dan akses operator. Sample trial pada komponen yang mewakili lebih bernilai daripada hanya membandingkan angka minimum di datasheet.
Hardness Scale, Material, dan Calibration
Factory calibration T-U2 mencakup 20β70 HRC, 90β650 HB, 100β750 HV, serta konversi tensile strength 370β1740 MPa. Measuring accuracy yang dicantumkan adalah 2 HRC, 10 HB, dan 15 HV. UCI probe disediakan dengan calibration bawaan untuk steel.
Skala HRC, HB, HV, atau MPa yang tampil pada layar tidak semuanya merupakan pengukuran langsung yang berdiri sendiri. Instrumen mengukur respons UCI, kemudian menerapkan calibration atau conversion. Hubungan tersebut dipengaruhi oleh material group, elastic properties, struktur, dan heat treatment.
Untuk material selain steel atau rentang khusus, T-U2 mendukung user calibration. Reference sample yang digunakan sebaiknya:
- berasal dari material dan heat treatment yang mewakili komponen;
- mencakup rentang hardness aktual;
- memiliki nilai acuan dari metode langsung atau laboratorium yang dapat dipertanggungjawabkan;
- memiliki ketebalan, finish, dan struktur yang sesuai; dan
- diperiksa ulang ketika probe, test load, prosedur, atau kondisi benda berubah.
Nilai MPa adalah hasil conversion, bukan pengganti tensile test. Gunakan hanya bila standard, material group, dan dokumen acceptance memang mengizinkan hubungan tersebut.
T-U2 Standar atau T-U2 Lab?
Kedua varian memakai electronic unit dengan external UCI probe. Perbedaan utamanya berada pada workflow dokumentasi.
| Kebutuhan | T-U2 standar | T-U2 Lab |
|---|---|---|
| Pengukuran UCI | Ya | Ya |
| Internal storage | 256 hasil | 256 hasil di alat, ditambah arsip aplikasi sesuai kapasitas perangkat Android |
| Transfer ke PC | USB, software online atau offline | USB serta workflow aplikasi |
| Bluetooth ke Android | Tidak | Ya |
| Graph, histogram, statistics, media note, geolocation, dan report di smartphone | Tidak | Melalui NOVOTEST Lab app |
T-U2 standar sesuai ketika tim membutuhkan electronic unit, internal memory, dan transfer PC yang sederhana. T-U2 Lab perlu disebutkan ketika pekerjaan membutuhkan smartphone untuk pengaturan, statistik, foto, audio note, lokasi, report, atau sinkronisasi arsip.

Software PC mendukung pemindahan arsip dan pengolahan hasil untuk dokumentasi lanjutan. Sebelum pengadaan, tentukan struktur identitas komponen, jumlah titik, format ekspor, statistik yang dibutuhkan, dan pihak yang akan meninjau data.

Posisi T-U2 Dibanding Hardness Tester NOVOTEST Lain
T-U2 ditempatkan sebagai dedicated UCI hardness tester dengan external probe dan pilihan load 10, 50, atau 98 N. Dua produk lain di katalog Fortest melayani kebutuhan yang berdekatan tetapi tidak identik:
- NOVOTEST Lab UCI Pro mengintegrasikan probe, display, kontrol, dan baterai dalam satu housing sekitar 160 gram. Pilih jalur ini ketika prioritasnya adalah dedicated UCI yang sangat ringkas dan workflow Bluetooth/app.
- NOVOTEST T-UD3 Combined Hardness Tester menerima UCI sekaligus Leeb probe. Pilih jalur ini ketika satu tim perlu berpindah dari weld, gear, atau hardened layer menuju casting, forging, dan komponen masif yang sesuai untuk rebound testing.
Pabrikan juga mencantumkan opsi Leeb probe serta activation code untuk mengubah T-U2 menjadi konfigurasi combined T-UD2. Opsi tersebut bukan kemampuan standar T-U2. Jika metode Leeb memang dibutuhkan, bandingkan biaya konfigurasi, tipe probe, reference block, software, dan workflow dengan T-UD3 sejak tahap penawaran.
Paket, Aksesori, dan Scope Penawaran
Paket dasar T-U2 mencakup electronic unit, satu UCI probe pilihan 10 N, 50 N, atau 98 N, baterai, charger, USB cable, PC software, operating manual/quick guide, test certificate, dan transportation plastic case. Isi akhir perlu dikonfirmasi pada quotation, terutama varian electronic unit dan probe yang dipilih.
Pilihan tambahan dapat mencakup:
- UCI probe lain dengan load berbeda;
- U1-TL atau probe test stand untuk thin sheet dan small part;
- hardness test block HRC, HB, atau HV dengan nominal yang sesuai;
- radial support, nozzle, dan fixture;
- portable grinding tool untuk surface preparation;
- varian T-U2 Lab dan perangkat Android bila diperlukan;
- calibration certificate dari laboratorium pihak ketiga; serta
- Leeb probe dan activation code untuk konfigurasi T-UD2.
Sebelum meminta penawaran, siapkan:
- material, grade, dan proses heat treatment;
- hardness scale, rentang nominal, dan acceptance limit;
- dimensi, massa, ketebalan, serta kekakuan komponen;
- hardened-layer depth atau metal coating thickness bila relevan;
- bentuk area ukur, radius, groove, hole, dan akses probe;
- surface roughness dan preparation yang dapat dilakukan;
- pilihan probe 10 N, 50 N, atau 98 N;
- reference block, test stand, fixture, atau radial support;
- T-U2 standar atau T-U2 Lab serta kebutuhan PC/app/report;
- metode, jumlah reading, averaging, dan acceptance procedure; serta
- jumlah unit, training, dukungan aplikasi, dan target pengadaan.
Hubungi tim Fortest dengan foto komponen dan data tersebut untuk mendiskusikan kelayakan UCI, pemilihan probe, kebutuhan fixture dan reference block, serta penawaran NOVOTEST T-U2 yang dapat dibandingkan secara teknis.
Aplikasi
- β Hardness mapping pada weld dan heat-affected zone sesuai prosedur inspeksi
- β Pemeriksaan gear tooth, bearing, shaft neck, blade, saw, mould, dan die
- β Pengukuran hardened layer hasil nitriding, cementation, atau surface hardening
- β Pemeriksaan groove, radius, internal surface, lubang, dan area sulit dijangkau
- β Hardness testing pada komponen kecil, fastener, dan benda berdinding tipis dengan support yang sesuai
- β Incoming inspection dan process quality control pada komponen baja
- β Comparative field measurement pada komponen yang tidak praktis dibawa ke bench tester
- β Penyimpanan serta transfer hasil ke PC untuk statistik dan dokumentasi


