Deskripsi Produk
Pemeriksaan kekerasan di lapangan jarang hanya berhadapan dengan satu bentuk komponen. Satu tim dapat perlu memeriksa weld dan heat-affected zone, lalu berpindah ke shaft, gear, casting, pipe, atau komponen besar yang tidak mungkin dibawa ke bench hardness tester. Kondisi permukaannya pun berbeda: ada area yang sudah dikerjakan halus, ada groove dan radius sempit, dan ada permukaan komponen berat yang masih relatif kasar.
Satu metode portable hardness testing tidak selalu tepat untuk semua kondisi tersebut. UCI unggul pada area kecil dan geometri kompleks, sedangkan Leeb membutuhkan komponen yang lebih masif tetapi dapat melayani permukaan yang tidak sehalus kebutuhan UCI.
NOVOTEST T-UD3 Combined Hardness Tester menggabungkan kedua metode dalam satu electronic unit. UCI probe mengikuti ASTM A1038, sementara Leeb probe mengikuti ASTM A956. Operator dapat mengganti jenis probe tanpa mematikan unit, sehingga satu sistem dapat disiapkan untuk beberapa kelompok pekerjaan selama probe, calibration, surface preparation, dan prosedurnya sesuai.
Mengapa T-UD3 Menggabungkan UCI dan Leeb?
Keputusan pembelian portable hardness tester sebaiknya dimulai dari objek yang akan diukur, bukan hanya dari hardness scale. Ukuran dan massa komponen, ketebalan, surface roughness, bentuk area, arah ukur, lapisan hasil heat treatment, dan kebutuhan dokumentasi menentukan metode yang lebih sesuai.
| Faktor | UCI | Leeb |
|---|---|---|
| Prinsip | Diamond indenter dengan Ultrasonic Contact Impedance | Rebound dari impact body |
| Objek yang sesuai | Area kecil, lapisan hardened, weld, HAZ, gear tooth, groove, dan radius | Komponen besar, casting, forging, mesin terpasang, dan permukaan yang lebih kasar |
| Kebutuhan benda uji | Dapat melayani komponen lebih kecil bila cukup kaku dan ditumpu dengan benar | Memerlukan massa/kekakuan memadai atau support/coupling yang benar |
| Kondisi permukaan | Lebih sensitif terhadap preparation, terutama pada beban rendah | Dapat menerima preparation yang relatif lebih rendah sesuai probe dan prosedur |
| Jejak pengukuran | Penetrasi hanya beberapa mikron dan sesuai untuk kebutuhan jejak minimum | Terjadi impact fisik; kesesuaian permukaan tetap harus dikonfirmasi |
| Pilihan probe | 10 N, 50 N, atau 98 N | D, DC, DL, C, D+15, E, atau G |
Kombinasi ini mengurangi kebutuhan membawa dua electronic unit. Namun, dua metode tersebut bukan sekadar dua probe yang dapat dipertukarkan tanpa perencanaan. Reference block, material calibration, cara memegang probe, surface preparation, dan acceptance criteria tetap harus ditentukan untuk masing-masing metode.
Memilih UCI Probe Berdasarkan Beban
UCI 10 N untuk Jejak Minimum
Probe 10 N atau 1 kgf ditujukan untuk permukaan dengan tuntutan jejak pengukuran yang sangat kecil dan lapisan hardened yang tipis. Contohnya nitrided atau cemented layer, polished part, bearing, tooth flank, saw, atau komponen yang sudah menjalani final machining.
Beban rendah juga membuat metode lebih sensitif terhadap preparation dan kestabilan tangan operator. Test stand dapat dipertimbangkan ketika pekerjaan membutuhkan pengulangan gaya yang lebih konsisten atau ketika benda uji sangat kecil dan tipis.
UCI 50 N untuk Pekerjaan Umum
Probe 50 N atau 5 kgf merupakan konfigurasi utama untuk banyak pekerjaan hardness testing: heat-treated part, shaft, turbine, gear, weld, HAZ, groove, blade, lubang, serta permukaan beradius. Buyer tetap perlu memastikan ruang gerak operator cukup untuk menekan probe tegak dan stabil.
UCI 98 N untuk Beban Lebih Tinggi
Probe 98 N atau 10 kgf menggunakan gaya yang lebih besar dan memiliki tuntutan kebersihan permukaan yang lebih rendah dibanding pilihan UCI lain. Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan untuk heat-treated atau cemented part dengan preparation yang tidak sebaik permukaan final-machined.
Beban yang lebih besar bukan berarti selalu menghasilkan data lebih baik. Ketebalan lapisan, kekakuan komponen, akses, dan kemampuan operator menerapkan beban dengan stabil harus dinilai sebelum probe dipilih.

Memilih Leeb Probe untuk Komponen yang Masif
Metode Leeb relevan pada casting, forging, komponen mesin besar, dan objek terpasang yang cukup berat serta kaku. Surface preparation masih diperlukan, tetapi metode ini dapat lebih toleran terhadap permukaan yang relatif kasar dan struktur material coarse-grained dibanding UCI.
NOVOTEST menyediakan pilihan probe D, DC, DL, C, D+15, E, dan G. Tipe D menjadi konfigurasi dasar, sementara tipe lain dipilih berdasarkan akses, energi impact, geometri, material, serta kebutuhan area sempit atau komponen besar. Support ring membantu menjaga posisi probe pada permukaan curved, tetapi radius dan tipe ring harus ditentukan dari objek aktual.
Walaupun spesifikasi mencantumkan pengukuran dari semua arah hingga 360°, arah impact tetap perlu dicatat dan konfigurasi alat harus mengikuti prosedur. Benda ringan, tipis, atau tidak ditumpu dengan baik dapat bergerak saat impact dan menyebabkan hasil yang tidak mewakili kekerasan material.

Aplikasi NOVOTEST T-UD3
Weld dan Heat-Affected Zone
Area weld dan HAZ memiliki zona pengukuran yang sempit dan dapat berdekatan dengan perubahan geometri. UCI probe—umumnya pilihan 50 N untuk pekerjaan umum—membantu operator menempatkan indentasi pada lokasi yang telah ditentukan dalam mapping.
Hardness traverse tetap membutuhkan penandaan titik, jarak dari fusion line, surface preparation, jumlah pembacaan, material calibration, dan acceptance criteria yang konsisten. Nilai alat tidak dengan sendirinya menentukan kelulusan weld.

Shaft, Gear, Blade, dan Komponen Heat-Treated
Shaft neck, gear tooth, blade, bearing, mould, dan die dapat memiliki radius atau area yang sulit dijangkau bench tester. UCI memungkinkan pengukuran lokal pada bentuk tersebut, dengan pilihan beban disesuaikan terhadap ketebalan hardened layer dan kualitas permukaan.
Untuk nitriding, cementation, atau coating logam keras, buyer perlu memberikan data ketebalan layer dan hardness range. Pengukuran tidak boleh diasumsikan hanya mewakili lapisan apabila pengaruh substrate belum dievaluasi.

Casting, Forging, dan Komponen Mesin Besar
Leeb probe membantu pemeriksaan pada casting, forging, roll, housing, dan komponen besar lain yang cukup masif. Pekerjaan incoming inspection atau maintenance dapat dilakukan di dekat objek tanpa memindahkannya ke laboratorium.
Struktur material yang kasar dapat menghasilkan variasi antar titik. Karena itu, jumlah impact, jarak antar-titik, surface preparation, averaging, dan outlier handling perlu ditetapkan dalam prosedur—bukan diputuskan setelah melihat hasil.
Pipe, Tank, Sheet, dan Bentuk Kompleks
T-UD3 dapat digunakan pada pipe, tank, steel sheet, thin-walled structure, groove, atau lubang ketika metode dan support sesuai. UCI lebih relevan untuk area kecil atau sulit dijangkau. Leeb pada thin-walled part memerlukan perhatian khusus terhadap massa efektif dan vibrasi.
Foto objek, diameter, radius, ketebalan dinding, akses sisi dalam atau luar, dan posisi pengukuran perlu disertakan saat meminta konfigurasi agar probe, test stand, atau support ring dapat dipilih dengan tepat.
Hardness Scale, Material, dan Calibration
UCI menyediakan pembacaan HRC, HB, HV, dan MPa, sedangkan Leeb menambahkan HRB dan HL. Rentang utama yang dicantumkan NOVOTEST adalah 20–70 HRC, 90–650 HB, 230–940 HV, serta konversi tensile strength 370–1740 MPa.
UCI probe memiliki kalibrasi bawaan untuk steel. Leeb probe memiliki kalibrasi bawaan untuk steel, alloy steel, cast iron, stainless steel, aluminium, bronze, brass, dan copper. Perangkat mendukung custom calibration untuk material atau rentang tambahan, tetapi proses ini membutuhkan reference sample atau hardness test block yang dapat ditelusuri dan mewakili material aktual.
Konversi antar-hardness scale bukan pengukuran langsung pada skala tujuan. Nilai MPa juga merupakan hasil konversi, bukan pengganti tensile test. Untuk keputusan kritis, tim harus memastikan material group, rentang, prosedur konversi, calibration status, dan acceptance document yang digunakan.
Dokumentasi dan Opsi NOVOTEST Lab
Electronic unit memiliki color LCD 320 Ă— 240, mode Graph, Histogram, Statistics, Smart, serta Signal untuk Leeb probe. Arsip dibatasi oleh memory card hingga 32 GB dan dapat dipindahkan ke PC melalui USB untuk ekspor spreadsheet. Built-in camera membantu menghubungkan foto komponen dengan lokasi pengukuran.

Untuk kebutuhan dokumentasi berbasis smartphone, T-UD3 Lab merupakan opsi konfigurasi tersendiri. Melalui Bluetooth dan aplikasi Android NOVOTEST Lab, konfigurasi ini dapat menampilkan hasil real-time, graph, histogram, dan statistics; menambahkan foto, audio note, serta geolocation; menyusun report; dan menyinkronkan arsip.
Fitur Lab tidak sebaiknya diasumsikan tersedia pada setiap unit T-UD3. Buyer perlu menuliskan kebutuhan aplikasi, perangkat Android, cloud synchronization, report, serta traceability di dalam scope penawaran.
Konfigurasi Paket dan Aksesori
Sebagai titik awal pengadaan, paket dasar NOVOTEST T-UD3 menggabungkan electronic unit dengan satu UCI probe pilihan 10 N, 50 N, atau 98 N dan Leeb D probe. Perlengkapan pendukungnya mencakup tiga baterai AA, USB charger dan cable, PC software, operating manual/quick guide, test certificate, serta transportation plastic case—memberikan konfigurasi awal yang praktis untuk pengukuran UCI dan Leeb dalam satu sistem.
Untuk memperluas cakupan aplikasi dan meningkatkan repeatability, konfigurasi dapat dilengkapi dengan:
- UCI probe lain dan UCI probe test stand;
- Leeb probe DC, DL, C, D+15, E, G, atau tipe khusus yang tersedia;
- support ring, cable, dan impact body untuk Leeb probe;
- HRC, HB, HV, HLD, atau HLG hardness test block;
- protective pouch, portable grinding machine, dan wireless printer;
- calibration certificate dari laboratorium pihak ketiga; dan
- T-UD3 Lab serta perangkat Android yang kompatibel.
Konfigurasi dapat disesuaikan dengan objek dan workflow tim Anda. Proposal final perlu merinci jenis probe, test block, stand, printer, serta opsi T-UD3 Lab yang termasuk, sehingga buyer memperoleh sistem yang sesuai aplikasi tanpa menambahkan aksesori yang tidak dibutuhkan.
Checklist Data untuk Penawaran
Siapkan informasi berikut agar konfigurasi T-UD3 dapat ditentukan secara teknis:
- material dan proses heat treatment komponen;
- hardness scale, rentang nominal, dan acceptance limit;
- bentuk, dimensi, ketebalan, radius, serta massa komponen;
- lokasi titik ukur seperti weld, HAZ, gear tooth, groove, atau surface layer;
- kondisi dan target surface preparation;
- arah ukur serta apakah komponen dapat ditumpu atau di-coupling;
- standar, prosedur, jumlah pembacaan, dan format dokumentasi;
- kebutuhan UCI probe, Leeb probe, test stand, support ring, serta test block;
- kebutuhan T-UD3 Lab, PC export, wireless printer, atau calibration certificate; dan
- jumlah operator, lokasi penggunaan, target pengadaan, serta kebutuhan training.
Hubungi tim Fortest dengan foto dan data objek tersebut untuk mendiskusikan NOVOTEST T-UD3, pemilihan metode UCI atau Leeb, konfigurasi probe, aksesori, dukungan penggunaan, dan penawaran harga yang sesuai.
Aplikasi
- âś“ Pemeriksaan kekerasan weld dan heat-affected zone pada fabrikasi atau maintenance
- âś“ Verifikasi shaft, gear, tooth flank, bearing, blade, turbine, mould, dan die
- âś“ Pengukuran lapisan hasil nitriding, cementation, atau surface hardening
- âś“ Pemeriksaan groove, radius kecil, lubang, dan area yang sulit dijangkau dengan bench tester
- âś“ Pengujian casting, forging, komponen mesin besar, dan material berstruktur kasar dengan metode Leeb
- âś“ Pemeriksaan pipe, tank, steel sheet, thin-walled part, dan komponen berbentuk kompleks
- âś“ Incoming inspection, process quality control, maintenance, dan comparative field measurement
- âś“ Dokumentasi hasil berdasarkan lokasi atau komponen untuk kebutuhan traceability


