Deskripsi Produk
Ketika permukaan masih dilapisi cat, berminyak, teroksidasi, panas, atau tidak boleh terkena gel, ultrasonic thickness gauge piezoelectric konvensional dapat membutuhkan persiapan tambahan atau bahkan tidak cocok untuk kondisi kerja tersebut. Tantangannya bukan hanya membaca satu angka ketebalan, tetapi memperoleh sinyal yang dapat dievaluasi tanpa menambahkan liquid couplant di antara probe dan benda uji.
NOVOTEST UT-3M-EMA menggunakan teknologi Electromagnetic Acoustic Transducer (EMAT) untuk membangkitkan gelombang ultrasonik langsung di dalam material logam. Pengukuran dilakukan dari satu sisi tanpa gel atau liquid couplant. Pada objek yang sesuai, probe dapat bekerja melalui coating atau air gap hingga 6 mm, sedangkan pilihan high-temperature probe membuka jalur inspeksi pada permukaan panas dengan prosedur kontak dan pendinginan yang ditetapkan.
Instrumen ini bukan coating thickness gauge. Parameter yang diukur adalah ketebalan material logam di bawahnya berdasarkan waktu tempuh gelombang ultrasonik. Jenis material, kecepatan gelombang, kondisi permukaan, coating, lift-off, temperatur, dan calibration reference tetap menentukan apakah konfigurasi dapat menghasilkan data yang layak dipakai.
Cara Kerja EMAT Thickness Measurement
Pada probe piezoelectric, couplant membantu meneruskan energi ultrasonik dari elemen probe menuju benda uji. EMAT menggunakan medan magnet dan arus elektromagnetik untuk menghasilkan gaya yang membangkitkan gelombang di dalam material konduktif. Pantulan dari dinding belakang diterima kembali, kemudian instrumen menghitung ketebalan menggunakan waktu tempuh dan nilai kecepatan ultrasonik material.
Karena pembangkitan gelombang tidak bergantung pada lapisan gel, UT-3M-EMA membantu mengurangi tahap aplikasi dan pembersihan couplant. Probe juga tidak harus membuat acoustic contact langsung seperti pada pendekatan piezoelectric. Namun, istilah contactless tidak berarti jarak probe tidak terbatas. Lift-off, coating, air gap, dan kondisi objek tetap harus berada dalam rentang yang menghasilkan signal-to-noise memadai.
Kesesuaian EMAT juga tidak boleh disamakan dengan kemampuan mengukur setiap material. Electrical conductivity, magnetic properties, struktur mikro, ketebalan, curvature, dan temperatur memengaruhi pembangkitan serta penerimaan gelombang. Karena itu, data objek aktual perlu menjadi dasar pemilihan probe dan validasi aplikasi.
Pengukuran Melalui Coating, Oxide, dan Permukaan Berminyak
NOVOTEST mencantumkan kemampuan pengukuran melalui coating atau air gap hingga 6 mm, bergantung pada karakteristik objek. Fitur ini relevan ketika penghilangan coating akan menambah waktu, menimbulkan repair work, atau mengganggu operasi.

Paint, oxide, atau oil film tidak otomatis boleh diabaikan. Coating yang tidak seragam, lapisan yang terangkat, heavy scale, permukaan sangat kasar, serta gap yang berubah saat probe bergerak dapat memengaruhi amplitude dan kestabilan echo. Loose scale tetap perlu dibersihkan, dan titik kalibrasi sebaiknya mewakili kondisi permukaan serta material yang akan diperiksa.
Untuk corrosion monitoring, pendekatan ini dapat mengurangi kebutuhan membersihkan setiap titik hingga bare metal. Keuntungan operasional tersebut tetap harus diseimbangkan dengan kebutuhan repeatability, minimum thickness yang dicari, jarak antar-titik, serta aturan verifikasi bila sinyal meragukan.

Memilih Probe ST20 atau HT20
Probe merupakan bagian dari konfigurasi penawaran, bukan aksesori yang dapat dipilih setelah kebutuhan aplikasi diabaikan. UT-3M-EMA menawarkan dua jalur utama:
| Pertimbangan | EMAT ST20 | EMAT HT20 |
|---|---|---|
| Fokus penggunaan | Pengukuran ketebalan pada temperatur standar | Pengukuran pada permukaan bertemperatur tinggi |
| Rentang temperatur yang dicantumkan | -20 sampai +50°C | -20 sampai +250°C |
| Kondisi temperatur lebih tinggi | Bukan fokus konfigurasi | Dapat mencapai sekitar +500–600°C bergantung kondisi pengukuran dan cooling cycle |
| Aksesori utama | Kabel dan opsi scanning trolley UCK-1 | Kabel tahan panas dan pilihan handle 300, 450, atau 600 mm |
| Data yang perlu dikonfirmasi | Material, ketebalan, coating, radius, dan pola ukur | Seluruh data ST20 ditambah temperatur aktual, durasi kontak, interval pendinginan, serta jarak aman operator |
Angka temperatur maksimum bukan rating untuk menahan probe terus-menerus pada permukaan 600°C. Pada aplikasi panas, engineer perlu menetapkan contact time, cooling cycle, metode pemantauan temperatur, kabel, panjang handle, APD, dan urutan pengukuran. Temperatur juga mengubah kecepatan rambat ultrasonik sehingga calibration atau compensation harus mengikuti prosedur yang sesuai.

Rentang 0,6–300 mm dan Resolusi 0,01 mm
Tabel spesifikasi UT-3M-EMA mencantumkan rentang ketebalan baja 0,6–300,0 mm dan resolusi 0,01 mm. Rentang tersebut bergantung pada tipe probe serta karakteristik objek; bukan berarti setiap kombinasi material, coating, radius, dan temperatur dapat mencapai kedua batas tersebut.
Pada dinding tipis, pemisahan echo, near-surface response, dan akurasi velocity menjadi semakin penting. Pada dinding tebal, attenuation dan signal-to-noise dapat membatasi kemampuan menangkap back-wall echo. Material coarse-grained, permukaan melengkung, coating tebal, atau temperatur tinggi juga dapat mempersempit rentang praktis.
Pengaturan kecepatan ultrasonik 1000–9999 m/s, manual gain 30–100 dB, dan signal averaging 1–128 membantu operator menyesuaikan instrumen. Nilai velocity tidak sebaiknya hanya dipilih dari tabel umum ketika keputusan membutuhkan traceability. Gunakan reference sample atau thickness block dari material yang mewakili, lalu dokumentasikan parameter yang digunakan.
Automatic Mode, A-Scan, B-Scan, dan Control Mode
UT-3M-EMA menyediakan automatic mode yang menganalisis sinyal, memilih metode pengukuran, mengatur receiving path, dan menampilkan hasil dalam angka besar. Mode ini dapat mempercepat pembacaan rutin, tetapi tidak menggantikan validasi waveform dan prosedur ketika hasil digunakan untuk keputusan maintenance atau acceptance.
Untuk evaluasi lebih rinci tersedia metode Autocorrelation Function (ACF), Echo, Echo-Echo, Peak-Peak, dan Front. Pemilihannya mengikuti bentuk echo, coating atau lift-off, ketebalan, serta tujuan pengukuran.

A-scan menampilkan amplitude terhadap waktu sehingga operator dapat menilai echo, noise, gate, dan konsistensi pembacaan. B-scan menyusun profil ketebalan sepanjang lintasan. Untuk menghubungkan hasil dengan posisi, probe ST20 dapat dipadukan dengan scanning trolley UCK-1 pada konfigurasi yang sesuai.
Control mode menggunakan batas minimum dan maksimum yang ditetapkan untuk memberi tampilan grafis serta alarm ketika hasil berada di luar rentang. Pabrikan juga mencantumkan evaluasi corrosion damage sebagai persentase terhadap original thickness. Original thickness dan threshold harus berasal dari data desain, baseline, atau engineering criteria yang dapat dipertanggungjawabkan—bukan asumsi alat.
Arsip Data dan Pilihan Integrasi
Software PC yang disertakan mendukung pemindahan arsip instrumen untuk pengolahan data dalam format yang sesuai dengan workflow pengguna. Scope penawaran perlu menyebut apakah pekerjaan hanya membutuhkan spot reading, penyimpanan arsip, B-scan profile, atau streaming menuju sistem lain.

NOVOTEST menyediakan beberapa opsi berdasarkan pesanan, termasuk versi UT-3M-EMA-IP dengan desain IP65, UT-3M-EMA-DS untuk real-time data streaming, UT-3M-EMA-UT untuk transmission nilai ketebalan melalui UART, serta UT-3M-EMA-AS untuk transmission structured A-scan data. Opsi ini bukan fitur yang harus diasumsikan tersedia pada unit standar.
Pilihan lain mencakup protective pouch, scanning trolley, high-temperature handle, reference thickness block, step wedge, sertifikat kalibrasi pihak ketiga ILAC/ISO 17025, serta modifikasi individual. Untuk pekerjaan pada area luas atau akses berisiko, konfigurasi dapat dibahas bersama kebutuhan positioning atau crawler tanpa menganggap semua aksesori termasuk dalam paket dasar.
Posisi UT-3M-EMA Dibanding Sistem Ultrasonic Lain
UT-3M-EMA merupakan thickness gauge lengkap dengan electronic unit, probe, display, mode pengukuran, dan workflow arsip. Posisi ini berbeda dari beberapa produk ultrasonic lain di katalog Fortest:
- Innerspec DCUT adalah keluarga transduser piezoelectric dry-coupled yang tetap membutuhkan ultrasonic instrument berdaya tinggi yang kompatibel. Pilih jalur ini ketika kebutuhan mencakup thickness atau flaw inspection dengan pilihan Contact, Flexible, Wheel, atau Remote DCUT.
- Innerspec PowerBox H adalah platform ultrasonic portabel untuk EMAT, PZT, air-coupled, dan DCUT. Pilih platform ini ketika tim perlu mengembangkan konfigurasi sensor, mode pulse-echo atau pitch-catch, encoder, dan aplikasi yang lebih fleksibel daripada dedicated thickness gauge.
- Innerspec VOLTA FST-B merupakan sistem application-specific untuk full-coverage boiler tube scanning dan evaluasi indikasi seperti wall loss, pitting, HCC, serta SCC. Pilih sistem ini ketika pertanyaannya lebih luas daripada spot atau profile thickness measurement.
Pemilihan tidak cukup didasarkan pada istilah “tanpa couplant”. Tentukan apakah output yang dibutuhkan berupa angka ketebalan, profile sepanjang scan, waveform untuk review, corrosion map, atau evaluasi flaw. Dari sana, probe, scanner, reference block, software, serta deliverable dapat disusun sebagai satu scope kerja.
Konfigurasi dan Paket Penawaran
Paket standar pabrikan mencakup electronic unit, probe yang dipilih, reference sample, kabel 2Lemo–2Lemo, USB cable, charger, operating manual, dan case. Karena ST20 dan HT20 menjawab kondisi berbeda, quotation perlu menyebut tipe probe secara eksplisit.
Sebelum meminta penawaran NOVOTEST UT-3M-EMA, siapkan:
- jenis, grade, dan kondisi material;
- bentuk komponen, diameter atau radius, dan akses dari satu sisi;
- minimum, nominal, dan maksimum thickness;
- jenis, ketebalan, serta kondisi coating atau oxide;
- surface roughness dan keberadaan loose scale;
- temperatur objek serta pola perubahan temperatur;
- spot reading atau panjang dan interval pemindaian;
- kebutuhan automatic reading, A-scan, B-scan, atau control limit;
- pilihan probe ST20 atau HT20, trolley, kabel, dan panjang handle;
- reference block, calibration certificate, software, atau data interface; dan
- metode, prosedur, acceptance criteria, kebutuhan training, serta target pengadaan.
Data tersebut membantu tim Fortest memeriksa kelayakan aplikasi dan menyusun konfigurasi yang dapat dibandingkan secara teknis—bukan sekadar menawarkan electronic unit tanpa probe, aksesori, dan reference yang dibutuhkan di lapangan.
Aplikasi
- ✓ Spot thickness measurement pada plate, pipe, tank, vessel, dan komponen logam dengan akses dari satu sisi
- ✓ Pengukuran ketebalan tanpa gel atau liquid couplant pada area yang perlu tetap bersih
- ✓ Pemeriksaan melalui paint, oxide, oil film, coating, atau air gap pada batas konfigurasi yang sesuai
- ✓ Corrosion monitoring pada permukaan kasar atau berkarat setelah loose scale dan kondisi akses dievaluasi
- ✓ Pengukuran komponen panas menggunakan probe HT20, kabel tahan panas, handle, dan cooling cycle yang sesuai
- ✓ A-scan untuk evaluasi waveform serta pemilihan metode pengukuran secara manual
- ✓ B-scan thickness profiling menggunakan scanning trolley dan probe yang sesuai
- ✓ Control mode untuk membandingkan hasil dengan batas minimum dan maksimum yang ditetapkan
- ✓ Transfer arsip pengukuran ke PC untuk pengolahan dan dokumentasi lanjutan


