Deskripsi Produk
Pada investigasi beton, pertanyaan yang paling menentukan pilihan alat bukan โseberapa canggih tampilannyaโ, tetapi apa yang perlu diketahui dan dari sisi mana struktur dapat diakses. Void, delaminasi, tendon duct, perubahan ketebalan, atau reflektor lain dapat berada di balik permukaan yang terlihat normal. Jika sisi belakang elemen tertutup atau tidak aman dijangkau, metode transmisi dua sisi bukan pilihan yang praktis.
A1040 MIRA Classic adalah low-frequency ultrasonic pulse-echo tomograph untuk memeriksa beton dari satu permukaan. Matrix antenna array berisi 48 dry-point-contact transducers mengirim dan menerima gelombang dari sisi yang sama, lalu memproses pantulannya menjadi penampang yang dapat ditelusuri terhadap posisi serta kedalaman.
Nilai komersialnya terletak pada kualitas keputusan lapangan. Tim dapat memetakan area indikasi sebelum coring atau opening, membandingkan respons antar-grid, menilai apakah coverage perlu diperluas, dan membawa data yang lebih terstruktur ke engineer. MIRA Classic bukan sekadar โalat deteksi voidโ; sistem ini adalah platform akuisisi dan visualisasi untuk investigasi beton yang membutuhkan akses satu sisi, pola scan yang disiplin, dan interpretasi teknis.
Mengapa Akses Satu Sisi Mengubah Pilihan Metode
Pada balok, slab, dinding, tunnel lining, pier, atau elemen masif, sisi belakang dapat tertutup tanah, finishing, peralatan, air, atau elemen struktur lain. Memaksakan metode yang membutuhkan transmitter dan receiver pada sisi berlawanan akan membatasi coverage atau membuat pengujian tidak dapat dilakukan.
MIRA Classic memakai pendekatan pulse-echo. Gelombang ultrasonik dipancarkan dari permukaan yang sama dengan tempat pantulan diterima. Refleksi dapat berasal dari back wall, interface material, tulangan, duct, void, delaminasi, retak dengan orientasi yang sesuai, atau perubahan internal lain.
Konfigurasi tersebut membuat MIRA Classic relevan untuk:
- menentukan ketebalan ketika sisi belakang tidak dapat diukur langsung;
- mempersempit area dugaan void atau delaminasi sebelum pembukaan beton;
- memetakan reflektor pada grid inspeksi;
- meninjau area di sekitar tendon duct atau tulangan; dan
- mendokumentasikan indikasi untuk evaluasi engineering atau metode verifikasi lanjutan.
Satu reflektor tidak boleh langsung diberi label sebagai cacat tertentu. Engineer perlu melihat posisi, pola, amplitudo, kontinuitas, respons dari orientasi scan lain, kondisi konstruksi, serta informasi as-built sebelum menentukan apakah indikasi lebih konsisten dengan back wall, rebar, duct, void, delaminasi, atau interface material.
Matrix Array 48 Dry-Point-Contact Transducers
MIRA Classic menggunakan matrix antenna array berisi 48 transducers dalam 12 blok, masing-masing empat elemen. Low-frequency broadband shear-wave transducers memakai dry-point contact, ceramic wear-resistant tips, dan independent spring suspension.
Untuk operator, kombinasi tersebut mengurangi dua sumber inefisiensi: aplikasi gel pada setiap titik grid dan hilangnya kontak ketika permukaan tidak sepenuhnya rata. Array dapat ditempatkan berulang pada dinding, kolom, slab, atau overhead surface tanpa pekerjaan pembersihan couplant di setiap posisi.
Dry contact tidak berarti semua permukaan dapat langsung dipindai tanpa persiapan. Tonjolan tajam, material lepas, coating tebal, permukaan sangat kasar, atau perubahan profil dapat menurunkan kestabilan kontak. Pemeriksaan awal dan persiapan lokal tetap diperlukan agar posisi alat serta coupling mekanis konsisten.
Operating frequency array berada pada 25-85 kHz dengan nominal frequency 50 kHz. Material velocity dapat diatur dari 1.000 sampai 4.000 m/s. Parameter velocity harus ditetapkan dengan benar karena langsung memengaruhi skala kedalaman; gunakan ketebalan yang diketahui, area acuan, gambar as-built, atau data pembanding untuk memeriksa setting awal.
Dari Sounding Lokal ke Pemetaan Area
MIRA Classic mendukung pemeriksaan lokal dan pemindaian bertahap. Sounding lokal dipakai untuk menilai kualitas kontak, memeriksa setting velocity dan range, serta melihat A-scan dan B-scan sebelum operator menghabiskan waktu pada grid yang lebih luas.
Untuk coverage yang lebih luas, permukaan dibagi menjadi grid. Laser positioning membantu mempertahankan step perpindahan array, sedangkan orientasi dan titik nol memastikan setiap data dapat dikembalikan ke lokasi fisiknya. Disiplin grid inilah yang membedakan scan yang dapat dipakai untuk keputusan dari sekadar kumpulan gambar tanpa koordinat.
Pemrosesan SAFT-C, synthetic aperture focusing technique with combinational sounding, membentuk visual cross-section dari data pasangan antenna. Hasil lapangan tersimpan pada memori internal 7 GB, dapat ditransfer melalui USB, lalu dianalisis lebih lanjut dengan INTROVIEW untuk peninjauan dua dimensi dan rekonstruksi volume.
Workflow yang konsisten perlu mencatat:
- orientasi dan titik nol grid;
- step size antar-posisi;
- arah scan dan posisi setiap sounding;
- velocity serta range yang dipakai;
- gain, filter, dan parameter visualisasi;
- kondisi permukaan serta area yang tidak dapat dipindai; dan
- file asli, gambar hasil, dan catatan interpretasi.
Tanpa keterlacakan tersebut, visualisasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terhadap lokasi aktual pada struktur dan nilainya untuk laporan akan turun drastis.
Inspection Range dan Arti Kedalaman Maksimum
Inspection range MIRA Classic pada beton adalah 10-2.500 mm. Pada beton bertulang, maximum view depth mencapai 800 mm dalam kondisi yang sesuai. Angka ini berguna untuk screening awal konfigurasi, tetapi bukan satu-satunya dasar keputusan pembelian.
Kedalaman yang masih menghasilkan data layak analisis ditentukan oleh:
- ukuran serta distribusi agregat;
- attenuasi dan scattering gelombang;
- kepadatan dan lapisan tulangan;
- orientasi reflektor terhadap gelombang;
- ukuran target dan kedalaman;
- roughness serta kualitas kontak permukaan;
- ketepatan velocity; dan
- noise dari lingkungan maupun pemasangan.
Acuan kemampuan deteksi mencakup sphere berdiameter 20 mm serta rebar berdiameter 12 mm pada kedalaman 30-400 mm. Gunakan angka tersebut untuk menilai orde ukuran target dan menyusun trial, bukan sebagai jaminan universal. Beton dengan agregat kasar, tulangan berlapis, permukaan buruk, atau orientasi target yang tidak menguntungkan dapat memberikan hasil berbeda.
Keputusan pengadaan tidak sebaiknya didasarkan pada angka kedalaman maksimum saja. Evaluasi perlu memasukkan jenis elemen, kepadatan tulangan, target reflektor, luas grid, kondisi permukaan, kebutuhan resolusi, dan bentuk deliverable yang akan diterima engineer.
MIRA Classic, UPV, Rebar Detector, atau Cross-Hole?
Instrumen yang sama-sama disebut alat NDT beton dapat menjawab pertanyaan berbeda.
| Kebutuhan | Metode yang lebih relevan | Akses dan output utama |
|---|---|---|
| Pencitraan reflektor atau ketebalan dari satu permukaan | A1040 MIRA Classic pulse-echo tomography | Akses satu sisi, B-scan dan pemetaan atau rekonstruksi area |
| Pengukuran time-of-flight, evaluasi rambatan, retak, atau fungsi UPV | HC-U91 Concrete Ultrasonic Tester | Jalur direct, semi-direct, atau indirect sesuai geometri |
| Posisi rebar, cover, spacing, dan estimasi diameter sebelum drilling | HC-GY91 Multi-Channel Rebar Detector | Pemindaian elektromagnetik dari permukaan |
| Homogenitas beton fondasi dalam di antara access duct | SolGeo All-in-One MCHA | Probe dalam duct dengan data terhadap kedalaman |
MIRA Classic tidak menggantikan seluruh fungsi UPV atau cover meter. Sebaliknya, UPV dan rebar detector tidak menghasilkan pulse-echo tomogram seperti MIRA Classic. Pada investigasi yang kompleks, beberapa metode dapat dipakai secara bertahap agar indikasi dari satu alat diuji terhadap data lain.
Apa yang Dapat dan Tidak Dapat Disimpulkan
MIRA Classic menampilkan lokasi dan pola reflektor terhadap permukaan. Output tersebut paling bernilai untuk screening, pemetaan area anomali, perbandingan antar-grid, penentuan orientasi scan tambahan, dan pemilihan titik verifikasi seperti coring atau opening.
Instrumen tidak secara otomatis menentukan:
- apakah sebuah reflektor pasti merupakan void, retak, rebar, atau duct;
- penyebab anomali pengecoran;
- ukuran tiga dimensi yang presisi tanpa coverage dan parameter memadai;
- kuat tekan, kapasitas, atau sisa umur struktur;
- kelayakan struktur; maupun
- penerimaan pekerjaan tanpa prosedur dan acceptance criteria.
Interpretasi harus dilakukan oleh personel yang memahami ultrasonic concrete testing, geometri struktur, material, dan keterbatasan pulse-echo. Untuk keputusan berisiko tinggi, workflow yang kuat biasanya menggabungkan scan dari orientasi berbeda dengan data as-built dan metode pembanding seperti UPV, rebar mapping, impact echo, GPR, coring, atau opening.
Konfigurasi, Software, dan Delivery Kit
Konfigurasi dasar terdiri dari A1040 MIRA unit, charging unit, kabel USB A-Micro B, travel case, dan INTROVIEW visualization and evaluation software dengan lisensi 12 bulan.
Untuk pengadaan, quotation dan bill of materials harus menyatakan dengan jelas:
- versi dan konfigurasi unit;
- isi paket standar;
- reference atau checking sample;
- versi INTROVIEW dan masa update atau support;
- kebutuhan laptop atau workstation;
- pelatihan operator dan interpretasi;
- demonstrasi, commissioning, serta dukungan aplikasi; dan
- garansi, kalibrasi, serta layanan purna jual.
Jangan mengasumsikan checking sample, laptop, perpanjangan lisensi, training, atau on-site support sudah termasuk bila tidak tertulis. Membandingkan harga hanya dari nama model akan menghasilkan evaluasi yang tidak setara dan berisiko menambah biaya setelah unit datang.
Data untuk Meminta Penawaran A1040 MIRA Classic
Fortest dapat menilai kecocokan metode dan menyiapkan scope penawaran dengan lebih tepat bila buyer menyertakan:
- jenis struktur, elemen, material, dan perkiraan usia;
- ketebalan target serta dimensi area;
- akses permukaan dan kondisi sisi belakang;
- kepadatan tulangan atau informasi as-built yang tersedia;
- target seperti thickness, void, delamination, duct, rebar, atau investigasi umum;
- kondisi permukaan, coating, roughness, dan keterbatasan akses;
- luas coverage, grid spacing, jumlah area, dan orientasi scan;
- kebutuhan file mentah, visualisasi, interpretasi, atau laporan;
- kebutuhan software, training, demonstrasi, dan dukungan aplikasi; serta
- lokasi proyek dan target waktu pengadaan.
Harga A1040 MIRA Classic
Harga A1040 MIRA Classic dipengaruhi konfigurasi unit, lisensi INTROVIEW, reference accessories, pelatihan, pengiriman, garansi, dan dukungan aplikasi. Total cost of ownership juga mencakup pengembangan kompetensi operator, waktu penyusunan grid, peninjauan data, pengelolaan lisensi, dan verifikasi hasil.
Sebelum meminta harga, pastikan pertanyaan inspeksi, akses, target depth, reinforcement density, luas coverage, dan output laporan sudah jelas. Tim Fortest dapat membantu menilai apakah pulse-echo tomography merupakan metode yang tepat, menyusun konfigurasi A1040 MIRA Classic, dan memastikan penawaran dapat dibandingkan berdasarkan scope yang sama. Untuk melihat jalur metode beton, fondasi, tulangan, dan structural NDT lainnya, kunjungi Construction Testing & Structural NDT.
Aplikasi
- โ Pulse-echo tomography pada beton dan beton bertulang ketika hanya satu sisi permukaan dapat diakses
- โ Pencarian indikasi void, cavity, honeycomb, delaminasi, retak, foreign inclusion, atau insufficient filling
- โ Lokalisasi tulangan, pipa logam atau plastik, dan tendon duct pada konfigurasi yang sesuai
- โ Pengukuran ketebalan elemen beton dari akses satu sisi
- โ Pemeriksaan kolom, slab, dinding, overhead surface, elemen cast-in-place, dan struktur infrastruktur
- โ Investigasi rongga di belakang liner plate pada tunnel serta pemeriksaan channel pada jembatan beton bertulang
- โ Inspeksi batu alam, marmer, granit, dan refractory block sesuai karakteristik material
- โ Dokumentasi B-scan, pemetaan area, dan pengolahan data lanjutan untuk mendukung evaluasi engineering





